Warga Mukomuko Tolak Pabrik CPO

E-mail Print PDF

Warga Desa Lubuk Bento Kecamatan Pondok Suguh dan Desa Teramang, Kecamatan Teramang Jaya, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu menolak rencana  pendirian pabrik Crude Palm Oil (CPO).
Mereka beralasan, keberadaan pabrik akan mencemari lingkungan. Selain itu pihak perusahaan juga belum mendapat izin dari pemerintah desa setempat. Terlebih lagi, lokasi pendirian pabrik ada di pinggir desa yang jaraknya hanya 500 meter dari pemukiman warga.
Alfian, seorang warga Desa Lubuk Bento, mengatakan lokasi pabrik kelapa sawit milik PT Dayra Darma Putra (DDP) juga berjarak kurang dari satu kilometer dari Sungai Air Bikuk, Sungai Teramang dan Sungai Air Berau. Sungai-sungai ini dijadikan warga desa sebagai tempat mandi, cuci dan mengambil air bersih. Sebagian warga juga mencari ikan di sungai itu.
Alfian menambahkan, surat penolakan surat dikirimkan ke PT DDP sejak tiga bulan lalu. Warga juga sudah membawa kasus ini ke Walhi Bengkulu dan Jakarta. Sampai saat ini pemkab Mukomuko belum mengambil tindakan apa pun dan pihak perusahaan sudah melakukan pengukuran lahan untuk lokasi pabrik.
Sementara itu Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Provinsi Bengkulu, Musiardanis mengatakan,  kebutuhan pabrik CPO masih tinggi di Bengkulu.
Namun kata dia, prioritas pembangunan diarahkan ke arah Selatan Bengkulu khususnya di Kabupaten Seluma, Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kabupaten Kaur.
Terkait penolakan masyarakat terhadap keberadaan pabrik CPO dekat pemukiman masyarakat kata dia akan ada kajian mendalam.
"Letak pabrik tidak bisa sembarangan, nanti akan ada analisis dampak lingkungannya dan ada persyaratan pendirian pabrik CPO yang harus dipenuhi, apalagi di bagian Utara sebenarnya jumlah pabrik sudah memadai, kita membutuhkan investasi di bagian Selatan," katanya.
Musiardanis mengatakan ada lima kabupaten menjadi sentra perkebunan kelapa sawit di Bengkulu yakni Kabupaten Mukomuko, Kabupaten Bengkulu Utara, Kabupaten Seluma, Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kabupaten Kaur.

greenradio.fm

comment 0 komentar:

Posting Komentar

Delete this element to display blogger navbar

 
© 2010 Desa Ku Tercinta is proudly powered by Blogger